Mengenang Peristiwa G30S/PKI, Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ajak Masyarakat Jaga Nilai Pancasila dan Persatuan
|
Pesawaran — Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Fatihunnajah, mengajak jajaran Bawaslu dan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan sejarah perjalanan bangsa serta mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi. Pesan tersebut disampaikan dalam rangka mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S).
Menurut Fatihunnajah, memahami sejarah penting bagi generasi saat ini agar nilai persatuan, kebangsaan, dan Pancasila tidak hanya dipahami sebagai bagian dari masa lalu, tetapi tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita tidak boleh kehilangan ingatan terhadap sejarah. Bukan untuk terus membawa kembali perpecahan masa lalu, tetapi untuk memahami apa yang pernah terjadi dan mengambil pelajaran agar bangsa ini semakin kuat menjaga persatuan,” ujar Fatih.
Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam merawat nilai kebangsaan di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat. Pemahaman terhadap sejarah, menurutnya, perlu dibangun melalui sumber yang dapat dipertanggungjawabkan serta sikap kritis dalam menerima berbagai informasi.
“Generasi muda harus mengenal sejarahnya. Jangan sampai informasi yang tidak jelas justru membentuk cara pandang kita terhadap bangsa sendiri. Pelajari, pahami, dan ambil nilai baiknya untuk kehidupan hari ini,” katanya.
Fatih juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan. Menurutnya, kehidupan demokrasi membutuhkan masyarakat yang mampu menyampaikan pendapat, menghormati perbedaan, dan tetap menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
“Perbedaan adalah bagian dari kehidupan bangsa. Yang harus kita jaga adalah jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama warga negara,” ujar Fatih.
Bagi Bawaslu Kabupaten Pesawaran, nilai persatuan dan penghormatan terhadap Pancasila juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan demokrasi. Kesadaran tersebut perlu terus ditanamkan melalui pendidikan kebangsaan, penghormatan terhadap perbedaan, serta keterlibatan masyarakat dalam kehidupan demokratis.
Mengenang peristiwa G30S bukan sekadar mengingat catatan sejarah, tetapi juga mengajak generasi saat ini untuk memahami perjalanan bangsa dan menjaga nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan bersama.
Melalui pesan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pesawaran mengajak masyarakat untuk terus merawat persatuan, menghargai perbedaan, dan menjadikan sejarah sebagai bahan pembelajaran dalam membangun kehidupan bangsa yang lebih baik.
Penulis dan Editor : Rahmat Fatriansyah