Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ikuti Rapat Evaluasi Kehumasan dan Keterbukaan Informasi
|
Pesawaran — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran, Fatihunnajah, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Mutholib, mengikuti Rapat Evaluasi Publikasi Media Sosial, Pemberitaan Pengawasan Pemilu, serta Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (22/4).
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, menegaskan bahwa masa non-tahapan Pemilu harus dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk meningkatkan literasi politik masyarakat melalui publikasi yang konsisten dan edukatif. Optimalisasi publikasi dinilai penting dalam memperkuat kepercayaan publik, mencegah pelanggaran, serta mendorong pengawasan partisipatif.
“Jajaran Bawaslu harus mampu memanfaatkan masa non-tahapan ini untuk menghadirkan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat, termasuk pemahaman mengenai fungsi, peran, tugas, dan kinerja Bawaslu,” ujar Ahmad Qohar.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Fatihunnajah, menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja kehumasan dan keterbukaan informasi publik di lingkungan Bawaslu Pesawaran.
“Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pengelolaan informasi. Kehumasan bukan hanya soal menyampaikan kegiatan, tetapi juga membangun pemahaman publik serta kepercayaan terhadap lembaga,” ujar Fatih.
Ia juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik harus terus dijaga sebagai bentuk akuntabilitas lembaga kepada masyarakat.
“Keterbukaan informasi merupakan tanggung jawab lembaga publik. Informasi yang disampaikan harus akurat, tepat waktu, dan mudah diakses oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Mutholib, menambahkan bahwa penguatan publikasi dan pengelolaan informasi merupakan langkah strategis dalam mendukung fungsi pengawasan pemilu yang lebih efektif.
“Melalui publikasi yang baik, kita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengawasan pemilu,” ujar Mutholib.
Selain itu, Mutholib juga menekankan pentingnya sinergi antar jajaran agar setiap kegiatan terdokumentasi dan dipublikasikan secara optimal.
“Koordinasi yang baik menjadi kunci agar setiap aktivitas kelembagaan dapat terpublikasikan secara maksimal dan memberikan dampak yang luas,” pungkasnya.
Foto dan Editor : Rahmat Fatriansyah
Penulis : Rahmat Fatriansyah