Dorong Demokrasi Berkualitas, Bawaslu Pesawaran Intensifkan Konsolidasi Demokrasi
|
Pesawaran — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran terus mengintensifkan konsolidasi demokrasi bersama berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di masa non tahapan. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pesawaran yang berlangsung di Kantor DPD PKS Kabupaten Pesawaran, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (25/5).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Oktiyas Afriza, dan menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan.
Kehadiran Bawaslu Kabupaten Pesawaran disambut langsung oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Pesawaran, Atut Widiarti, beserta jajaran pengurus dan kader partai. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Pesawaran, Fery Ikhsan, Anggota KPU Kabupaten Pesawaran Dede Fadilah, Ferli Niti Yudha, dan Evan Sefdiansyah, serta perwakilan Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Pesawaran.
Kegiatan konsolidasi demokrasi ini menjadi ruang dialog dan silaturahmi antara penyelenggara pemilu dan partai politik guna membangun komunikasi yang konstruktif, menghimpun berbagai masukan terkait penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan, serta memperkuat sinergi dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Pesawaran.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Oktiyas Afriza, menegaskan bahwa partai politik merupakan salah satu pilar penting dalam sistem demokrasi yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Menurutnya, konsolidasi demokrasi yang dilakukan Bawaslu bukan hanya sebagai sarana silaturahmi kelembagaan, tetapi juga sebagai ruang untuk bertukar gagasan, menyerap aspirasi, serta mengevaluasi berbagai pengalaman penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang telah dilaksanakan.
“Partai politik merupakan mitra strategis dalam membangun demokrasi yang sehat dan berkualitas. Melalui konsolidasi demokrasi ini, kami ingin memperkuat komunikasi, menghimpun berbagai masukan, serta membangun sinergi yang positif demi perbaikan penyelenggaraan pemilu ke depan,” ujar Oktiyas Afriza.
Ia menambahkan bahwa masa non tahapan perlu dimanfaatkan secara optimal untuk melakukan penguatan kelembagaan, mempererat hubungan antar pemangku kepentingan, serta merumuskan berbagai langkah strategis guna meningkatkan kualitas demokrasi di masa mendatang.
“Demokrasi yang berkualitas tidak hanya dibangun saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga dipersiapkan melalui komunikasi, kolaborasi, dan penguatan kelembagaan yang dilakukan secara berkelanjutan pada masa non tahapan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Pesawaran, Atut Widiarti, menyambut baik pelaksanaan kegiatan konsolidasi demokrasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Pesawaran. Menurutnya, forum seperti ini menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi yang sehat antara partai politik dan penyelenggara pemilu.
Ia menilai sinergi yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif bagi penguatan demokrasi serta meningkatkan kualitas partisipasi politik masyarakat.
“Atas nama DPD PKS Kabupaten Pesawaran, kami menyambut baik kegiatan konsolidasi demokrasi ini. Forum seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi, memperkuat pemahaman bersama, serta menjaga komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas,” ujar Atut Widiarti.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Pesawaran, Fery Ikhsan, menyampaikan bahwa penguatan komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan demokrasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan proses demokrasi yang sehat.
Menurutnya, masa non tahapan harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi penyelenggaraan pemilu di masa yang akan datang.
“Konsolidasi seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk mempererat hubungan antara penyelenggara pemilu dan partai politik. Dengan komunikasi yang terbuka dan konstruktif, berbagai masukan dan pengalaman dapat menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu ke depan,” kata Fery Ikhsan.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demokrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berkualitas, dan berintegritas.
Foto dan Editor : Rahmat Fatriansyah
Penulis : Rahmat Fatriansyah