Lompat ke isi utama

Berita

Jajaran Sekretariat Bawaslu Pesawaran Ikuti Penutupan Orientasi PPPK Secara Virtual

Jajaran Sekretariat Bawaslu Pesawaran Ikuti Penutupan Orientasi PPPK Secara Virtual

Jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesawaran mengikuti kegiatan penutupan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kabupaten/Kota dan Bawaslu Provinsi Lampung secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (24/8).

Pesawaran — Jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesawaran mengikuti penutupan rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kabupaten/Kota dan Bawaslu Provinsi Lampung yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Lampung secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (24/8).

Penutupan menjadi bagian akhir dari rangkaian orientasi yang sebelumnya diikuti oleh PPPK di lingkungan Bawaslu Provinsi Lampung dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan penutupan dipusatkan di Ruang Media Center Bawaslu Provinsi Lampung dan dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Suheri dan Imam Bukhori, Kepala Bagian Administrasi Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Indra Darmawan, serta peserta PPPK dari Bawaslu Provinsi Lampung dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Imam Bukhori menegaskan bahwa orientasi tidak sekadar menjadi tahapan formal setelah peserta bergabung sebagai PPPK di lingkungan Bawaslu. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan perlu diterapkan untuk mendukung peningkatan kinerja dalam menjalankan tugas.

“Orientasi ini jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan formalitas selama delapan hari pada masing-masing batch. Apa yang telah diperoleh selama orientasi harus dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja,” ujarnya.

Menurut Imam, penerapan hasil pembelajaran menjadi penting mengingat jajaran Bawaslu akan menghadapi dinamika pekerjaan yang semakin kompleks ketika memasuki tahapan pemilu dan pemilihan. Pemahaman terhadap tugas, regulasi, serta aspek teknis menjadi bekal yang perlu terus diperkuat.

“Ketika memasuki tahapan, akan ada berbagai kondisi yang mungkin belum kita temui pada masa non-tahapan. Karena itu, pemahaman terhadap teknis, regulasi, dan peraturan harus terus diperkuat agar kita dapat menjalankan tugas secara maksimal,” jelasnya.

Selain kompetensi, Imam juga menekankan pentingnya kerja sama dan solidaritas dalam lingkungan kerja. Setiap jajaran diharapkan memiliki kesamaan visi dan misi serta mampu menjalankan tanggung jawab secara konsisten, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan.

“Orang-orang hebat adalah yang tidak menyepelekan dan menunda tanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Suheri, menyampaikan bahwa orientasi menjadi sarana bagi PPPK untuk mengenal lingkungan kerja sekaligus menyesuaikan diri dengan peran dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu.

“Setelah orientasi ini selesai, kita harus bersama-sama mempersiapkan diri menghadapi tahapan pemilu dan pemilihan. Mari terus memantaskan diri, meningkatkan kompetensi, dan memaksimalkan pelaksanaan tugas pengawasan,” ungkapnya.

Suheri berharap berakhirnya rangkaian orientasi dapat menjadi awal bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari.

“Melalui penguatan kompetensi, kerja sama, dan pemahaman terhadap regulasi, jajaran PPPK Bawaslu Provinsi Lampung diharapkan semakin siap menjalankan tugas pengawasan, terutama dalam menghadapi tahapan pemilu dan pemilihan yang akan datang,” pungkas Suheri.

Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Provinsi Lampung juga mengumumkan peserta terbaik dari masing-masing batch berdasarkan hasil evaluasi akademik dan tingkat kehadiran.

Jajaran Sekretariat Bawaslu Pesawaran Ikuti Penutupan Orientasi PPPK Secara Virtual
Jajaran Sekretariat Bawaslu Pesawaran Ikuti Penutupan Orientasi PPPK Secara Virtual
Jajaran Sekretariat Bawaslu Pesawaran Ikuti Penutupan Orientasi PPPK Secara Virtual