Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026
|
Pesawaran – Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan pengawasan Pemilu yang kuat dan berintegritas. Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk ikut mengawal setiap tahapan demokrasi.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Mutholib, bersama Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Amri Fahada Syehrun, mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif di Provinsi Lampung yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (7/10/2026).
Rapat tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif sekaligus membahas berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya ke depan. Evaluasi dilakukan sebagai bahan untuk melihat capaian kegiatan, mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan, serta merumuskan langkah tindak lanjut agar program berjalan lebih optimal.
Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Mutholib, menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemilu. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi salah satu upaya untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga turut berperan dalam mengawasi jalannya proses demokrasi. Karena itu, pelaksanaannya perlu terus dievaluasi dan dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Mutholib.
Sementara itu, Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Amri Fahada Syehrun, menekankan pentingnya tindak lanjut dari hasil evaluasi agar pelaksanaan program ke depan semakin terarah. Ia menilai penguatan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan serta karakteristik kelompok sasaran.
“Evaluasi menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana kegiatan telah berjalan dan apa saja yang perlu diperbaiki. Hasilnya diharapkan dapat menjadi bahan untuk menyusun langkah yang lebih efektif dalam memperluas jangkauan pendidikan pengawasan partisipatif,” ungkap Amri.
Melalui keikutsertaan dalam rapat evaluasi ini, Bawaslu Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk terus mendukung penguatan Pendidikan Pengawas Partisipatif sebagai bagian dari strategi pengawasan Pemilu. Dengan peningkatan kualitas program dan keterlibatan masyarakat yang semakin luas, diharapkan kesadaran serta partisipasi publik dalam mengawal demokrasi dapat terus tumbuh.
Foto dan Editor : Rahmat Fatriansyah
Penulis : Kanza Adilla