Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Pesawaran Jadikan Ruang Edukasi Demokrasi di Bulan Ramadan
|
Pesawaran — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan melalui Zoom Meeting pada Jumat (6/3), sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan sekaligus pendekatan religius kepada masyarakat di bulan Ramadhan.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan edukasi kepemiluan yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif. Selain dilaksanakan secara daring, agenda ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bawaslu Kabupaten Pesawaran sehingga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Forum ini turut diikuti oleh organisasi pemuda dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pesawaran sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.
Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Fatihunnajah, menyampaikan bahwa Ngabuburit Pengawasan merupakan inovasi pendekatan edukasi demokrasi yang relevan dengan suasana Ramadhan. Menurutnya, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat literasi masyarakat terkait pengawasan pemilu.
“Ngabuburit Pengawasan ini merupakan ruang edukasi demokrasi yang dikemas dengan pendekatan religius, sehingga pesan-pesan pengawasan dapat lebih mudah diterima masyarakat,” ucap Fatih.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan kesadaran pengawasan tidak hanya dilakukan pada masa tahapan pemilu, tetapi perlu terus dibangun secara berkelanjutan, termasuk pada masa non tahapan.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Mutholib, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Ia menilai keterlibatan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya peran bersama dalam mengawasi jalannya pemilu agar tetap jujur dan adil,” ungkap Mutholib.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Pajril Fatra, menambahkan bahwa pemanfaatan media digital seperti Zoom Meeting menjadi strategi efektif dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu upaya kami untuk tetap menghadirkan edukasi kepemiluan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Fatra.
Pelaksanaan Ngabuburit Pengawasan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terkait pengawasan pemilu serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Foto dan Editor: Rahmat Fatriansyah
Penulis : Rahmat Fatriansyah