Bawaslu Kabupaten Pesawaran Perkuat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan
|
Pesawaran — Kualitas sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang dijalankan, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang menggerakkannya. Berangkat dari semangat tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Penguatan Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan di Ruang Rapat Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Senin (20/7).
Rapat dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Pajril Fatra, serta dihadiri Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran Mutholib bersama jajaran sekretariat. Kegiatan ini juga mendapat penguatan dari Analis SDM Aparatur Ahli Madya Bawaslu Provinsi Lampung, Theresa Agustina Perangin Angin, yang mengikuti jalannya rapat secara virtual melalui Zoom Meeting.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh diskusi. Berbagai hal dibahas bersama, mulai dari penguatan tata kelola sumber daya manusia, pengembangan kompetensi aparatur, hingga membangun pola kerja yang semakin efektif di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pesawaran. Seluruh peserta memiliki pandangan yang sama bahwa penguatan SDM bukan sekadar memenuhi kebutuhan organisasi saat ini, tetapi juga menjadi bekal menghadapi tantangan kelembagaan di masa mendatang.
Dalam arahannya, Pajril Fatra mengatakan bahwa organisasi yang kuat selalu dibangun oleh manusia-manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemauan untuk terus berkembang. Karena itu, pengelolaan SDM harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
"Penguatan manajemen SDM bukan sekadar meningkatkan kemampuan individu, tetapi membangun sistem kerja yang mampu menyatukan kompetensi, kolaborasi, dan tanggung jawab seluruh aparatur. Ketika setiap orang memahami perannya dan bekerja dengan standar yang sama, organisasi akan bergerak lebih efektif, adaptif, dan siap menghadapi setiap tantangan kelembagaan," ujar Pajril.
Menurutnya, setiap aparatur memiliki peran yang sama penting dalam mendukung keberhasilan organisasi. Oleh sebab itu, budaya saling belajar, saling mendukung, dan terus memperbaiki kualitas kinerja harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan Bawaslu.
Pandangan tersebut diamini oleh Mutholib. Ia menilai bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan menentukan kualitas lembaga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
"SDM merupakan aset terpenting yang dimiliki organisasi. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terarah, mulai dari peningkatan kapasitas, penguatan koordinasi, hingga membangun budaya kerja yang saling mendukung. Organisasi yang kuat selalu dibangun oleh manusia-manusia yang terus bertumbuh bersama," ungkap Mutholib.
Menurutnya, ketika seluruh aparatur memiliki semangat untuk berkembang, maka koordinasi akan semakin baik, pelayanan kelembagaan semakin optimal, dan setiap tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama.
Sementara itu, Theresa Agustina Perangin Angin mengingatkan bahwa penguatan SDM tidak boleh berhenti pada peningkatan kemampuan teknis semata. Lebih dari itu, diperlukan budaya organisasi yang mampu mendorong setiap aparatur untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dengan perubahan.
"Manajemen SDM yang baik bukan hanya menghasilkan aparatur yang kompeten, tetapi juga menciptakan organisasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Karena itu, pengembangan kapasitas harus berjalan seiring dengan penguatan budaya kerja, kepemimpinan, dan kolaborasi agar setiap aparatur mampu memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga," jelas Theresa.
Ia juga mengapresiasi komitmen Bawaslu Kabupaten Pesawaran yang secara konsisten menjadikan forum-forum internal sebagai ruang untuk meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus memperkuat koordinasi antarbagian.
Melalui rapat ini, Bawaslu Kabupaten Pesawaran kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang bertumpu pada sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Penguatan manajemen SDM diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kinerja internal, tetapi juga semakin memperkokoh peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang mampu menjawab harapan masyarakat dan menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Pesawaran.
Foto dan Editor : Rahmat Fatriansyah
Penulis : Rahmat Fatriansyah