Bawaslu Kabupaten Pesawaran Gelar Dialog Penguatan Pemahaman Demokrasi Bersama Mahasiswa
|
Pesawaran — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran menggelar dialog penguatan pemahaman demokrasi bersama mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara UIN Raden Intan Lampung, Selasa (3/2). Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran dan diikuti oleh tujuh mahasiswa.
Dialog tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Fatihunnajah, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Oktiyas Afriza, serta didampingi jajaran sekretariat. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman demokrasi sekaligus mendorong peran aktif mahasiswa dalam pengawasan demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Fatihunnajah, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menekankan pentingnya pemahaman demokrasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam praktik pengawasan.
“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Kami berharap mereka tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga turut berperan aktif dalam pengawasan pemilu,” ujar Fatihunnajah.
Ia juga menjelaskan bahwa dialog ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda, terkait pentingnya pengawasan partisipatif. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dapat memperkuat kualitas demokrasi yang lebih transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Oktiyas Afriza, menambahkan bahwa mahasiswa dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi di masyarakat. Ia menilai, sinergi antara Bawaslu dan kalangan akademisi perlu terus diperkuat melalui ruang-ruang diskusi seperti ini.
“Mahasiswa bisa menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing,” ungkap Oktiyas.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan dialog ini juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait praktik kepemiluan di lapangan, sehingga mereka tidak hanya memahami secara konseptual, tetapi juga kontekstual.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi aktif antara Bawaslu dan mahasiswa guna memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.
Foto : Dewi Sulistiyani
Penulis dan Editor : Rahmat Fatriansyah