BAWASLU PESAWARAN ADAKAN WORKSHOP EKSAMINASI PENYELESAIAN SENGKETA
dokumentasi kegiatan

Pesawaran-Bawaslu Kabupaten Pesawaran melaksanakan Workshop Eksaminasi Publik Hasil Penyelesaian Sengketa Pada Pilkada Tahun 2020 di Kabupaten Pesawaran yang dilaksanakan di Hotel Regency Pringsewu, Kamis 2 Desember 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Hermansyah beserta Tim, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran Fery Ikhsan dan Riswanto serta jajaran stakeholders di Kabupaten Pesawaran.

Pada kegiatan ini Hermansyah memberikan materi mengenai Outlook Implementasi Penyelesaian Sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati/Walikota serentak Tahun 2020 di Provinsi Lampung, sekaligus memberikan secara simbolik Buku Outlook Implementasi Penyelesaian Sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati/Walikota serentak Tahun 2020 kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran dan Ketua KPU Kabupaten Pesawaran.

Berbiacara secara internal, dibuku ini sudah ditulis bagaimana kegiatan yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Lampung, seperti kegiatan supervisi, bimtek, dll. Khususnya kegiatan yang dilakukan oleh Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Lampung. ujarnya

Lebih lanjut Herman menjelaskan mengenai bagaimana kegiatan penyelesaian sengketa yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung pada pelaksanaan Pilakada Tahun 2020, seperti yang dialami oleh Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Tengah juga terdapat di buku ini.

Kegiatan ini merupakan evaluasi Bawaslu Provinsi Lampung seperti yang disampaikan di beberapa kegiatan dengan berfokus kepada:

  1. Analisis kenapa sengketa terjadi dan belum pernah terjadi di Kabupaten/Kota, mungkin adanya pencegahan yang maksimal sehingga di Kabupaten Pesawaran tidak terdapat adanya penyelesaian sengketa tentang beberapa objek sengketa pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2020.
  2. Apakah hukum formil dan materil telah menjawab kebutuhan peserta Pemilihan, sehingga tidak ada kekosongan atau diskriminasi terhadap peserta Pemilu sehingga tidak menimbulkan sengketa
  3. Apakah hukum acara yang dibuat Bawaslu sudah benar
  4. Apakah sengketa tertutup dan terbuka sudah sesuai dengan prosedur
  5. Sumber Daya Manusia, kemampuan dan daya dukung Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Satu hal penting menjelang Pemilu dan Pilkada Tahun 2014, kompleksisitas memerlukan SDM yang mumpuni serta dukungan masyarakat juga lebih baik lagi, bagaimana kita akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas kedepannya, tutupnya. (humas bawaslu pesawaran)